Geram, Rakyat Bali Tabur Bunga di Depan Kantor DPRD Provinsi Bali

Denpasar, Minggu (23/6) Rakyat Bali yang tergabung dalam ForBALI (Forum Rakyat Bali Tolak Reklamasi Teluk Benoa ) kembali memprotes rencana reklamasi Teluk Benoa dan kembali turun ke jalan. Gerakan masyarakat yang menolak reklamasi teluk benoa sudah berlangsung 6 tahun lamanya namun hingga saat ini belum ada kejelasan dari pemerintah pusat dalam merespon aspirasi masyarakat bali.

Segala upaya untuk pembatalan reklamasi teluk benoa itu sudah dilakukan oleh masyarakat Bali.
Gubernur Bali I Wayan Koster bahkan sudah bersurat kepada Presiden RI Jokowi yang diserahkan melalui Sekertaris Kabinet RI pada Jumat, (28/12/2018) di Jakarta.

Aksi demonstrasi turun kejalan ini rutin dilakukan dalam setiap bulannya tapi hingga saat ini belum juga mendapat respon positif dari pemerintah.  Masyarakat sudah mulai geram terhadap apatisnya pemerintah pusat maupun daerah.  Cucuran keringat dan keteguhan hati masyarakat yang konsisten menolak rencana reklamasi Teluk Benoa belum juga mampu mengetuk hati para pimpinan di daerah dan pusat.

Lucunya lagi, hingga saat ini masyarakat bali yang menolak reklamasi teluk benoa merasa tidak memiliki Dewan yang mewakili suara mereka, pasalnya hingga saat ini DPRD Provinsi Bali belum menunjukan sikapnya secara politik dalam kasus rencana reklamasi Teluk Benoa.

Aksi Tabur bunga didepan Kantor DPRD Provinsi Bali

Sore tadi sekitar pukul 15.00 masyarakat memprotes sikap DPRD Provinsi Bali yang tak kunjung bersikap terhadap situasi ini, masyarakat bali yang tergabung dalam ForBALI melakukan aksi simbolis sebagai bentuk keprihatinannya di depan gedung DPRD Provinsi Bali dengan menaburkan bunga dan spanduk yang bertuliskan “TURUT BERDUKA CITA atas MATINYA PERWAKILAN SUARA RAKYAT”.

Koordinator ForBALI Wayan Gendo Suardana dalam orasinya menyebut DPRD Bali sesungguhnya adalah lembaga perjuangan rakyat tetapi dalam prakteknya, yang berjuang adalah rakyat itu sendiri.

“Kita tidak diwakili oleh mereka, kita hanya diwakili untuk mendapatkan tunjangan l-tunjangan. Mereka mewakili kenikmatan kita tetapi tidak pernah mewakili kesengsaraan kita,” tegasnya.

(erwin)

Mungkin Anda Menyukai

Satu tanggapan untuk “Geram, Rakyat Bali Tabur Bunga di Depan Kantor DPRD Provinsi Bali

  1. Tulisan yang apik dan menggugah nalar. Siapa sebetulnya wakil rakyattt??? Mreka trsenyum manis, mengumbar janji utk melayani. Ini trjadi hanya ketika suara rakyat jadi penentu kursi jabatan yang mereka incar. Tetap smngat generasi muda. Mari selalu berbenah mnjadi Indonesia yg lebih maju.

    Proud of u UPJM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *