Musang Mapala Unwar: Solidaritas Berbasis Demokrasi dan Dedikasi

Dibuka dengan seruan khas “Salam Lestari”, Unitas Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) Citta Mandala Universitas Warmadewa menggelar Musyawarah Anggota bertajuk “Melalui Musyawarah Anggota Ini Kita Perkuat Solidaritas Menuju Organisasi Berdedikasi dan Demokrasi” yang diadakan selama 2 hari pada Sabtu (19/12) sampai dengan Minggu (20/12) pukul 09.00 WITA di SMK Pariwisata Dalung. Acara pada pagi ini dihadiri oleh Sekretaris Yayasan Korpri Provinsi Bali selaku perwakilan dari Yayasan Korpri Provinsi Bali, Rektor Universitas Warmadewa yang pada kesempatan ini diwakilkan oleh Wakil Rektor III Universitas Warmadewa, Kabag. Kemahasiswaan dan Ka. Bamakermas Universitas Warmadewa serta dihadiri juga oleh pembina Unitas Mapala Citta Mandala dan 19 orang kader baru Mapala.

Acara dimulai dengan pembacaan Kode Etik Pecinta Alam Indonesia dan Ikrar Pecinta Alam se-Bali, kemudian dilanjutkan dengan laporan dari I Gusti Ngurah Mahakrisna Dwipayana selaku Ketua Panitia Musang Mapala kali ini dengan menyampaikan alasan pemilihan tema dan berharap tema ini menjadi simbolisasi kemajuan untuk keberlangsungan Mapala Citta Mandala kedepannya. 

Ketua Umum Unitas Mapala, Glegar Samudra Prabowo mengatakan Musang kali ini membahas mengenai pembaruan AD/ART dan evaluasi kinerja pengurus sebelumnya. Glegar menambahkan untuk pengurus selanjutnya diharapkan bisa membawa Mapala lebih baik lagi dan mengharumkan nama Unwar. Ir. I Wayan Muliawan, MT., selaku pembina Unitas Mapala mengatakan walaupun dalam situasi pandemi seperti ini semangat dalam melaksanakan Musang tahun ini tidak boleh surut. Beliau juga menyatakan kebanggaannya karena Mapala bisa secara konsisten melaksanakan Musang. Harapan beliau adalah agar kedepannya PKM (Program Kreativitas Mahasiswa) yang disusun oleh Mapala tidak hanya menonjolkan sisi adventure-nya saja, tetapi juga sisi akademik dan pengetahuannya sebagai mahasiswa.

Wakil Rektor III Dr. Ir. I Wayan Parwata, MT., IPM., yang telah didaulat untuk membuka acara Musang Mapala menyampaikan bahwa Mapala memiliki peran penting sebagai salah satu wadah penyambung komunikasi yang baik antara anggota mahasiswa Unwar dari beragam fakultas dengan generasi-generasi barunya serta senantiasa berusaha meningkatkan diri dan organisasi menjadi lebih baik lagi untuk hal tersebut.

“Ayo kita lebih cerdas, ayo kita lebih cermat dalam menterjemahkan implementasi Tri Hita Karana dalam Mapala dan mengingat tanggung jawab kita dan berharap generasi penerus menjadi lebih baik dari yang sebelumnya,” imbau Sekretaris Yayasan Ir. I Ketut Sugihantara, MSA kepada seluruh elemen Mapala.

Oleh: Yundra

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *