Pendatang Baru dengan Harapan Baru

WARMADEWA. Dalam rangka melaksanakan program kerja tahunan, Unitas Penalaran dan Jurnalistik Mahasiswa (UPJM) Universitas Warmadewa melakukan Pelatihan Jurnalistik Tingkat Dasar (PJTD) selama dua hari pada Sabtu dan Minggu (23-24/11/19) di gedung G 312 Fisip. Adapun peserta kegiatan ini adalah para peserta open recruitment anggota baru UPJM. Pelatihan ini berperan penting dalam mengembangkan pemahaman dan kemampuan calon anggota baru mengenai organisasi dan dasar-dasar jurnalistik sebelum bergabung di UPJM Universitas Warmadewa.

Dihari kedua pelaksanaan PJTD ini para peserta diberikan materi menegenai Manajemen Organisasi dan Gerakan Mahsiswa. Materi tersebut di berikan oleh Krisna Dinata selaku Sekjen Frontier (Front Demokrasi Perjuangan Rakyat) Bali. Frontier Bali merupakan organisasi gerakan mahasiswa yang turut memperjuangkan kepentingan social masyarakat khususnya di Bali.

Dalam penyampaian materi Organisasi dan Gerakan Mahasiswa banyak hal yang disampaikan oleh pembicara untuk para peserta mengenai pentingnya berorganisasi bagi para mahasiswa. Organisasi berperan penting dalam meningkatkan soft skill mahasiswa, tidak hanya itu dengan berorganisasi mampu  memperluas wawasan dan meningkatkan critical thinking mahasiswa.

Made Krisna Dinata disela-sela pemaparan materi dasar-dasar organisasi dan sejarah gerakan mahasiswa ia mengatakan bahwa dasar dari organisasi adalah mengetahui pentingnya organisasi serta esensinya sebagai alat perjuangan. Gerakan mahasiswa Indonesia tidak banyak berbeda dengan gerakan mahasiswa pada umumnya di belahan dunia manapun. Nilai-nilai dalam organisasi mencerminkan tujuan dan orientasi gerakan mahasiswa baik metodologi gerakan mahasiswa dari segi strategis maupun taktis. “mahasiswa merupakan aktor kunci perubahan bangsa. Gerakan mahasiswa di Indonesia tidak jauh berbeda dengan gerakan-gerakan mahasiswa pada umumnya. Sebab nilai-nilai dalam organisasi mahasiswa mencerminkan tujuan dan orientasi mahasiswa itu sendiri” ujarnya.

Krisna Dinata, Sekjend FRONTIER Bali menyampaikan materi Organisasi dan Gerakan Mahasiswa.

Lebih lanjut, di akhir penyampaian materi Sekjen Frontier Bali itu kembali menegaskan komitmen para peserta terkait kesiapannya di kemudian hari dalam berdinamika di UPJM. Banyak pesan yang disampaikan, Krisna mengatakan organisasi yang hidup adalah organisasi yang selalu berkegiatan. “untuk itu nantinya saya berharap adik-adik disini mulailah beraktifitas di sekretariat organisasi, karena dengan berkumpul dan bertemu kita dapat menyalurkan ide,  inovasi dan gagasan dalam melanjutkan dinamika di UPJM “ tegasnya dengan senyuman manis

Tidak sampai disitu, acara dilanjutkan dengan sesi sharing bersama anggota angota UPJM. Acara dilanjutkan dengan pengenalan program kerja organisaasi dan kepanitian. Pemberian materi mengenai dasar-dasar kepanitiaan di bawakan oleh Ayu Adisti dan Putri selaku anggota UPJM, pada saat penyampaian materi mereka memaparkan bagaimana teknis-teknis dalam peklaksanan kepanitiaan setra job desk yang biasa di distribusikan pada panitia. Banyak hal yang dipaparkan oleh dua wanita berparas jelita ini dengan harapan di kemudian hari dasar-dasar kepanitiaan ini bisa menjadi bekal bagi calon anggota baru UPJM .

“ Jadi, setelah ini semoga apa yang kakak sampaikan juga dapat menjadi bekal buat kalian sebelum   menjadi panitia, setelah ini pasti kalian jadi panitia kok.” Ucapnya.

Setelah itu Erwin selaku Wakil Pimpinan UPJM juga berbagi hal mengenai program kerja Unitas. Erwin memaparkan program  yang biasa dilakukan UPJM selama satu tahun kedepan dimulai dari awal pelantikan hingga akhir periode masa kepengurusan. Ia juga menyampaikan kesan saat berdinamika di unitas ini, wakil pimpinan UPJM ini menuturkan dalam pelaksanaan  kegiatan banyak kendala-kendala yang biasa dihadapi. Misalnya seperti kurang adanya respon cepat dari anggota panitia selaku pelaksana kegiatan. Menurutya, salah satu problem atau kendala yang paling susah dalam UPJM adalah mengajak para anggotanya untuk berkumpul di sekre.

Erwin, Wakil Pimpinan UPJM saat memberikan arahan pada peserta PJTD 2019

“Usaha untuk membuat anggota aktif sangat susah. Saya sudah berusaha untuk mengajak teman-teman untuk sekedar berkumpul di sekre, tapi sulit sekali. Banyak yang tidak sadar dari ajakan tersebut. Dalam organisasi tidaklah mudah mengatur banyak orang. Harapan saya kedepannya untuk UPJM dinamika terus jalan, temen-temen makin kompak, makin sadar akan kedatangan keluarga baru angkatan 2019.” ujarnya dengan penuh harap.

Acara ini juga menuai respon positive dari peserta, Mia mengatakan bahwa kegiatan PJTD ini sangat menarik karena kita bisa lebih mengenal dasar jurnalistik dan juga belajar bagaimana manajemen organisasi. Ia mengucapkan ini sangat menarik sebab ia merasa jadi lebih mengetahui dunia tulis menulis serta kendala yang dihadapi. Ia juga belajar bagaimana susunan organisasi kepanitiaan dari UPJM yang nantinya akan kita gunakan disaat menjadi panitia dalam acara UPJM Unwar.

Mia, peserta PJTD saat presentasi tugas pelatihan.

“semoga dengan adanya kegiatan PJTD ini kita bisa selalu dekat dan saling berkomunikasi dengan anggota lainnya. Juga, semoga latihan menajemen organisasi yang diadakan dalam PJTD ini dapat memberikan manfaat terutama untuk meningkatkan  pengetahuan dan wawasan yang belum pernah didapatkan sebelumnya, semoga UPJM akan lebih maju dan lebih baik dalam kegiatan yang dilaksanakannya. Semoga anggota baru dari Unitas ini dapat menjadi harapan baru dan mengikuti dinamika organisasi sehingga program kerja UPJM dapat berjalan dengan baik.” ucapnya penuh doa dengan mata berkaca.

(Tyska, Arvin,Vrinda,Risma)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *