Perempuan di Ruang Redaksi: Dampak ke Pemberitaan dan Lingkungan Kerja

Persmaunwar.com, Denpasar – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia menggelar diskusi bertajuk “Perempuan di Ruang Redaksi: Dampak Ke Pemberitaan dan Lingkungan Kerja” yang diselenggarakan secara daring pada Kamis, 03/12/2020.

Diskusi tersebut merupakan diskusi ke-2 yang diselenggarakan oleh AJI Indonesia dalam rangka “Kampaye 16 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan” yang dimoderatori oleh Mustakim dari AJI Indonesia dan diisi oleh pembicara yang merupakan jurnalis senior dari berbagai media di Indonesia, yakni Luviana dari Konde.co, Revolusi Riza dari CNN Indonesia, dan Uni Lubis dari IDN Times.

Masing-masing pembicara menyampaikan terima kasih kepada pihak AJI Indonesia yang telah menyelenggarakan dan mengundang mereka untuk menjadi narasumber dalam diskusi yang berlangsung pukul 15:00 WITA itu. 

Diskusi berlangsung santai. Para pemateri menyampaikan pengalamannya dalam praktek kejurnalistikan di dunia kerja dengan perspektif mereka masing-masing tentang tema yang didiskusikan pada saat itu. Setelah itu, dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dengan peserta yang mengikuti diskusi.

Menariknya, diskusi tersebut banyak membahas hal yang menyinggung tentang pemilihan fokus peliputan antara soft dan hard news untuk jurnalis. Namun, para pembicara menyepakati bahwasanya pemilihan fokus peliputan tidak dilihat atau dipandang dari jenis kelamin dari seorang jurnalis, entah itu soft atau hard news bisa saja diliput oleh jurnalis pria atau jurnalis wanita.

Luviana sebagai salah satu narasumber menjelaskan materi tentang pekerja media, lingkungan kerja perempuan dalam konteks kelas dan identitas, konten dan kepemilikan media, regulasi pemerintah yang menimbulkan ambiguitas bagi jurnalis, tentang kerja, dan sebagainya. Menurut Luviana, jurnalis adalah seorang yang berpikiran kritis dan dituntut untuk mengetahui segala informasi yang dibutuhkan oleh publik atau masyarakat. 

“Jurnalis adalah orang yang selalu berpikir dan mempunyai perspektif atau memikirkan orang lain, misalnya tentang siapa yang hari ini tertimpa bencana, tertimpa kasus, dan informasi apa yang harus diketahui publik,” jelasnya.

Kemudian ia menjelaskan tentang lingkungan kerja perempuan dalam konteks perjuangan kelas dan identitas serta melanjutkan penjelasannya yang dapat kalian saksikan di kanal Youtube Aji Indonesia.

(Ety Madun)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *