Sejarah Unitas Penalaran dan Jurnalistik Mahasiswa Universitas Warmadewa

Salam Pers Mahasiswa!!

Unitas (Unit aktivitas) Penalaran dan Jurnalistik Universitas Warmadewa merupakan salah satu unitas dari dari berbagai unitas yang ada di Universitas Warmadewa. Unitas ini adalah wadah yang bisa dikatakan baru terbentuk di Universitas Warmadewa.

Terbentuknya Unitas Penalaran dan jurnalistik ini diawali dengan keinginan Bapak Dr. Drs. I Wayan Gede Suacana, M.Si untuk mengembangkan potensi mahasiswa dalam membuat karya tulis sekaligus merealisasikan sebuah majalah sebagai salah satu karya tulis yang terhimpun dalam format majalah yakni Majalah Singhadwala.

Majalah Singhadwala awalnya diisi dengan tulisan-tulisan ilmiah dari dosen-dosen, namun saat ini tulisan dalam majalah ini sudah menjadi wadah bagi mahasiswa untuk untuk menuangkan segala gagasan dalam bentuk tulisan guna menyikapi kondisi dan dinamika dalam kampus serta gagasan-gagasan kritis.

Selain itu, dalam perjalanannya Unitas Penalaran dan Jurnalistik Mahasiswa juga kerap mengadakan kelas-kelas Jurnalistik untuk meningkatkan kapasitas serta potensi yang ada pada anggota.

Akirnya pada tanggal 6 Agustus 2016. Unitas ini dibentuk dengan anggota berjumlah sekitar 19 orang . Usaha serta konsistensi yang serius dari anggota yang selalu optimis akan kemajuan literasi di Universitas Warmadewa lewat penalaran dan jurnalistik inipun lambat laun mulai berkembang.

Selain menulis Unitas Penalaran dan Jurnalistik juga membuka ruang bagi kawan-kawan mahasiswa yang tertarik akan PhotoGrafi, Desain Audio Visual, dan Vidiografi serta platform Jurnalistik lainnya terlebih saat ini perkembangan begitu amat pesat dan banyak Platform digital yang bisa kita kembangkan.

Saat ini Unitas Penalaran dan Jurnalistik Mahasiswa juga konsen pada pengembangan literasi Platform online media sosial berupa Web dan Media siosial lainnya.

Unitas Penalaran dan Jurnalistik juga mengajak mahasiswa untuk belajar bersama dalam mengembangkan diri agar menjadi mahasiswa progresif.

Sejarah mengatakan bahwa mahasiswa adalah bagian dari kontrol sosial yang harus kritis dalam melihat dan menyikapi dinamika sosial yg berkembang saat ini.

Sesungguhnya kita semua percaya bahwa proses pembelajaran menuju ke arah Progresif (Maju) sangat didukung dari kemampuan membaca, berdiskusi dan menulis.

Menulis merupakan salah satu kewajiban dan cara mahasiswa untuk menyebarkan gagasan, dimana suatu kebenaran dapat didokumentasikan lewat tulisan-tulisan yang akan selalu terpatri dan tak lekang oleh waktu dan menulis sejatinya adalah perlawanan dari banyaknya fenomena namun rendahnya filter dan pendokumentasi suatu hal.

Keyakinan itulah menjadi landasan kami dalam mengembangkan diri dalam organisasi tercinta ini.

Unitas Penalaran dan Jurnalistik Mahasiswa Universitas Warmadewa juga tergabung dalam organisasi Pers Mahasiswa yaitu PPMI (Perhimpunan Pers Mahasiswa Indonesia)

Untuk itu kami mengajak kawan-kawan citvitas akademika sebagai Mahasiswa Universitas Warmadewa untuk bergabung dalam membangun Organisasi ini serta memperpanjang jejaring perkawanan.

Menjadi mahasiswa yang baik adalah menjadi mahasiswa yang senantiasa peka, aktif dan selalu kreatif dalam menyikapi suatu permasalahan.

Cara Mahasiswa guna menjajaki sebuah proses agar menjadi pribadi yang progresif dan sukses dapat dimulai dari MEMBACA, BERDISKUSI, MENULIS dan BERORGANISASI.

Salam!!!

Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah

“Pramodya ananta Toer” (Sastrawan Indonesia peraih Nobel Dunia)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *