Teater Multi-Media Baru Tampilkan Death Project, Bule Russia: We Need More Event Like This

Persmaunwar.com, Denpasar. Teater Multi Media Baru menggelar pementasan bertajuk “Kematian adalah Bukti Abadi Kehidupan”. Pementasan teater ini diselenggarakan pada Kamis (5/11/2020) malam, di Kalangan Tajen, Pura Dalem Mutering Jagat, Kesiman, Denpasar, Bali.

Dalam pertunjukkan yang digelar di Bali ini mempresentasikan dua adegan (scene) yakni proses pembungkusan tubuh dengan kain tenun dan proses Papanggang (pengawal) menuju batu kubur dengan memanfaatkan dua sisi area penonton sebagai area replika kubur batu dan video mapping.

Sebelum 2 (dua) adegan tersebut dilakukan, didahului dengan pengantar audio visual budaya megalitik dunia, nusantara dan Bali.

Pementasan Teater ini melibatkan seniman lintas wilayah. Dari Sumba menghadirkan Atta Ratu (musik), Nancy Dwi Ratna (aktivis perempuan dan tenun designer), Anton Toba Lenda (budayawan dan penari) dan Lukas Lunggi Haling (instalasi dan musisi).

Sementara, dari Bali menghadirkan Jonas Sestrakresna (multimedia), Bimo Dwipoalam (multimedia), Wahyudi Chandra (multimedia), Andi Muhtar (instalasi), Pierre Alvian (music), Sunu (music), Gihon “Pale” Siahaya (music), Ronald L. (Musik) dan Arie Putra (instalasi).

Pertunjukan ini tidak hanya dihadiri oleh masyarakat lokal, tetapi juga dihadiri bule atau warga mancanegara yang datang menonton pertunjukan ini.

Natalia, bule asal Moscow, Russia datang menonton langsung pertunjukan ini, mengatakan, bahwa pertunjukan ini sangat luarbiasa dan mereka sebagai warga mancanegara ingin ada pertunjukan seperti ini lagi. Sebab, pertunjukan ini memperkenalkan budaya Indonesia dan memperkenalkan tradisi yang sangat mendalam seperti tradisi Sumba yang baru saja dipertunjukan pada tanggal 05/11/20.

“This is event absolutely special and we need more events like this because they introduce Indonesian Culture and they introduce very deep tradition as like Sumba tradition,” kata Natalia, bule asal Moscow, Russia.

Natalia sangat mengagumi pertunjukan ini, dia baru menyaksikan pertunjukan sebagus ini selama 12 tahun berada di Bali. Dia berharap ada pertunjukan seperti ini lagi, dia akan datang setiap hari bersama kawan-kawannya.

“This show is high quality, very professional, very interesting, beautiful, spectacular. In the show, they talk about culture and I love Indonesian culture and I’m excited to be here,” lanjutnya.

“And I wish to have more events like this. If there is, I can come with my friends,” tutup Natalia.

Journalist : Ety Madun

Mungkin Anda Menyukai

Satu tanggapan untuk “Teater Multi-Media Baru Tampilkan Death Project, Bule Russia: We Need More Event Like This

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *